Peluang 20 Juta Penerima Baru BLT UMKM Rp2,4 Juta untuk 2021, Ini Syaratnya
Peluang 20 Juta Penerima Baru BLT UMKM Rp2,4 Juta untuk 2021, Ini Syaratnya (thejakartapost.com)

Peluang Bagi 20 Juta Penerima Baru BLT UMKM Rp2,4 Juta untuk 2021, Ini Syarat Dan Cara Pendaftaran nya

MASPEDIA.com – Seperti yang diketahui, saat ini pemerintah sudah menyalurkan BLT UMKM untuk 11 juta dari total 12 juta pelaku usaha mikro. Tahun 2021, Kemenkop mencari 20 juta orang pelaku UMKM untuk bisa menjadi penerima baru BLT UMKM 2,4 juta.

Jika menilik data dari kemenkop UKM maka hingga saat ini sebanyak 28 juta pelaku usaha mikro menginginkan adanya banpres produktif. Meski demikian, pemerintah hanya mampu mengucurkan sebesar 12 juta.

BACA JUGA : TERUPDATE !!! Ada Bansos Modal Usaha Rp3,5 Juta dari Tri Rismaharini, Begini Cara Pendaftaran nya

Teten Masduki selaku Kemenkop dan UKM menyatakan bahwa tahun 2021 BLT UMKM akan berlanjut.

Syarat dan Cara Penerima Baru BLT UMKM

Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan kepada sektor UMKM khususnya bagi usaha mikro yang masih terpukul karena pandemi Covid 19.

Teten mengakui sudah mengusulkan pada DPR supaya anggaran untuk program BLT UMKM ditambah hingga 48 triliun untuk 20 juta pelaku usaha mikro pada tahun 2021 nanti.

Menkop UKM mengusulkan supaya masyarakat yang sudah memperoleh BLT UMKM dengan besar Rp2,4 juta memperoleh program Kredit Usaha Rakyat supermicro yang nominalnya dibawah 10 juta dengan bunga 0%.

Meski begitu, hal tersebut nantinya akan dibahas pada tingkat komite PEN. Sebab ini bukan menjadi anggaran rutin Kemenkop UKM.

Dengan demikian, ada peluang atau potensi untuk 20 juta pelaku usaha mikro yang bisa memperoleh BLT UMKM sebesar 2,4 juta rupiah di tahun 2021 yang akan datang.

Bila anda merupakan salah satu pelaku usaha mikro yang ingin memperoleh BLT UMKM dengan besar 2,4 juta. Maka anda bisa melakukan pendaftaran dengan syarat dan cara sebagai berikut.

Syarat Mendaftar BLT UMKM

Di bawah ini merupakan syarat pendaftaran bagi penerima baru BLT UMKM yang akan diberikan tahun 2021 nanti. Apa saja itu? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Salah satu syarat bagi anda yang ingin mendaftar adalah:

  • Anda harus memiliki usaha dengan skala mikro
  • Anda merupakan warga negara Indonesia
  • Bukan aparatur sipil negara atau ASN, pegawai BUMN atau BUMD, TNI atau Polri
  • Anda tidak sedang memiliki pinjaman di bank serta Kredit Usaha Rakyat atau KUR
  • Mempunyai omset usaha paling banyak 50 juta tidak termasuk bangunan tempat usaha dan tanah.
  • Mempunyai penghasilan penjualan tahunan dengan besar paling banyak 300 juta.

Cara Daftar BLT UMKM

  • Pendaftaran secara langsung dinas koperasi dan UKM sesuai dengan domisili atau tempat tinggal anda
  • Atau anda juga bisa diusulkan oleh lembaga pengusul diantaranya koperasi yang sudah disahkan sebagai badan hukum perbankan dan perusahaan pembiayaan yang sudah terdaftar di OJK. Atau bisa juga oleh kementerian dan lembaga.

Kelengkapan Data Diri

Selanjutnya anda harus mempersiapkan syarat kelengkapan data diri seperti:

  • Nama lengkap
  • Alamat tempat tinggal sesuai KTP
  • dan Nomor Induk Kependudukan atau NIK
  • Sertakan juga bidang usaha dan nomor telepon.

Pengertian Tambahan Dalam Laporan

Bila anda ingin terdaftar sebagai penerima baru BLT UMKM, ada beberapa catatan tambahan yang harus diperhatikan.

Misalnya pelaku usaha mikro yang mempunyai alamat berbeda antara lokasi usaha dan domisili. Maka bisa melampirkan surat keterangan usaha atau SKU.

Layanan pengaduan BLT UMKM Kementerian Koperasi UKM bisa anda hubungi:

  1. Via Whatsapp ke nomor 0811-1450-587.
  2. Via Hotline ke 1500-857

Jika anda ingin mengajukan pengaduan, permintaan informasi maupun aspirasi. ANda tak perlu bingung mau menghubungi siapa. Untuk masalah khusus BLT UMKM Rp2,4 juta dari Kementerian Koperasi, anda bisa mengakses link berikut ini: https://www.lapor.go.id/instansi/kementerian-koperasi-dan-usaha-kecil-menengah

Dengan demikian, kini anda bisa mengetahui informasi lengkap mengenai penerima baru BLT UMKM yang akan dibuka peluangnya untuk tahun 2021 yang akan datang.