Inilah Ternyata Penyebab Sepele Trending ‘Boikot JNE’, Padahal Lagi Rame Belanja Harbolnas 12.12

Maspedia.com – Baru-baru ini salah satu perusahaan jasa pengiriman barang PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE mendadak treding di media sosial. Bahkan kabar ini ramai diperbincangkan oleh para nitizen sampai ada tagar #BoikotJNE

 

Tentunya pernyataan yang dilontarkan tersebut bukan tanpa alasan. Setelah ditelusuri dari beberapa sumber, tenyata hal tersebut terjadi karena JNE mengunggah ucapan selamat ulang tahun dari Haikal Hasan yang diunggah pada laman resmi JNE di Twitter beberapa waktu lalu.

Diketahui bahwa tahun ini JNE tengah merayakan hari jadi yang ke 30. Dan melalui akun resmi Twitternya di @JNE_ID membagikan video ucapan dari Haikal Hasan.

“Assalamualaikum untuk sahabat saya dan seluruh keluarga besar JNE, saya Haikal Hasan mengucapkan selamat milad ke 30 dan tetaplah selalu berada dalam kebaikan yakni men-deliver keberkahan, kemaslahatan, umat karena itulah misi JNE.  Saya Haikal Hasan insyaallah kita akan bertemu dalam waktu yang tidak terlalu lama. JNE maju terus untuk mendeliver keberkahan ALLAH” ucap Haikal Hasan dalam video.

Meskipun kata-kata yang diucapkan oleh Haikal Hasan tak ada yang salah, namun unggahan tersebut justru disambut negative oleh beberapa warganet. Hal ini terbukti sebanyak 19 ribu user menggunakan tagar #boikotJNE di hari harbolnas. Selain itu aksi boikot pun juga dilakukan nitizen dengan  melakukan transaksi e-commerce harbolnas 12.12 dengan menggunakan jasa ekspedisi lain.

Seperti yang dilakukan akun @sabarwahid_in23 “sudah lama gak pakai JNE, kami fokus pakai jasa dua ekspedisi saja, POS dan J&T #BoikotJNE

Kemudian cuitan dari @fazsalim: “mulai hari ini ganti jasa ah, masih banyak kurir yang lain. Daripada dikasih kadrun yang merusak persatuan bangsa.

#BoikotJNE

#JNEKAdrun

Padahal dalam akun resmi milik JNE, tidak hanya video Haikal Hasan saja yang diunggah, melainkan juga tokoh-tokoh politik lain, seperti Ganjar dan Ahok yang turut memberikan ucapan.

Boikot JNEUntuk menanggapi respon yang diberikan oleh para nitizen, pihak JNE kemudian menghapus video tersebut dan membuat pernyataan. Bahwa pihaknya tidak memihak kepada golongan manapun dan merangkul seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan.

“Untuk semua warga twitter. JNE merangkul seluruh warga Indonesia dan berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik,” tulis @JNE.ID di akun twitter.

Sumber : Kompas.com