94DTCVv3Yden5O8wBOvNfDZFHlDJocscH4Dp8BlE
Perbedaan DNA Dan RNA Dalam Bentuk Struktur Beserta Fungsinya

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Perbedaan DNA Dan RNA Dalam Bentuk Struktur Beserta Fungsinya

perbedaan dna dan rna

DNA dan RNA merupakan dua organel sel yang menjadi cetak biru dari semua awal kehidupan diantara keduanya memiliki perbedaan yang mendasar apa saja itu? perbedaan DNA  dan RNA Pada kesempatan kali ini akan membahas perbedaan DNA dan RNA.

Pengertian dan Kepanjangan DNA dan RNA

DNA(deoxyribonucleic acid) Atau asam deoksiribosa nukleat (ADN) adalah merupakan jenis biomolekul yang menyimpan dan menyandi intruksi-intruksi genetika setiap organisme dan  dan jenis-jenis virus berupa apa asam nukleat yang terdapat makhluk hidup di dalam sel tersebut.

DNA Materi yang membentuk terdiri dari kromosom - kromosom dan informasi genetik dalam tubuh manusia atau makhluk hidup yang tersimpan.

DNA  juga merupakan molekul identitas yang terdapat di dalam tubuh makhluk hidup yang biasanya juga disebut sebagai gen keturunan dari orang tua.

Apabila RNA (ribonucleic acid) atau asam ribonukleat adalah  molekul polimer yang sering terlibat dalam berbagai peran biologis untuk mengkode, Decode, reguler dan ekspresi gen.
RNA adalah makro molekul yang memiliki fungsi sebagai penyimpan serta penyalur informasi genetik makhluk hidup.

Baca Juga: Perbedaan Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan Beserta Gmabar + Tabel

Perbedaan DNA dan RNA

Kalau diperhatikan dari segi definisinya, DNA dan RNA  adalah sebuah komponen yang memiliki perbedaan di antara keduanya, perbedaan DNA dan RNA menurut definisinya adalah.

DNA atau juga bisa disebut dengan asam deoksiribosa nukleat (ADN) memiliki definisi secara umum yang merupakan jenis molekul atau materi yang membentuk kromosom kromosom untuk menyimpan informasi detail tentang genetika dan beberapa jenis virus di dalam tubuh makhluk hidup. untuk informasi genetika yang ada dalam DNA memiliki fungsi untuk mengatur sel dalam melakukan sesuatu.

Sedangkan RNA atau juga bisa disebut dengan asam ribonukleat memiliki definisi yaitu merupakan sebuah polinukleotida rantai tunggal ataupun ganda yang tidak berpilin, Erna ini sendiri dibagi dalam dua macam golongan pria itu RNA genetik dan RNA non genetik.

Erna genetik adalah RNA yang mempunyai fungsi sama seperti DNA dimana RNA ini memiliki fungsi membawa informasi genetik, akan tetapi kalau RNA non genetik nongenetik memiliki fungsi saat proses sistesis protein saja.

Perbedaan struktur DNA dan RNA

struktur dna dan rna

Perbedaan DNA dan RNA dapat dilihat dari struktur penyusunnya, DNA disusun atas komponen komponen yang berbeda di antara keduanya. perbedaan  struktur dan dan segi penyusunnya:

DNA tersusun berdasarkan asam nukleat yang terdiri dari polinukleotida  asalnya dari  dioknukleotida  yang di mana unit pembangunnya disebut diosnukleot, DNA mempunyai susunan kimia yang berupa polimer dari rantai panjang nukleotida. pada setiap nukleotida terdiri dari pentosa deoksiribosa, gugus fosfat dan basa nitrogen.

Sedangkan polimer untuk pembentukan RNA  memiliki 1 nukleotida dan tersusun atas satu gugus fosfat, gula pentosa ribosa serta nitrogen basa, terdiri dari Purin dan pirimidin serta mengikat berselang-seling antara satu dengan yang lain. molekul polimer yang terdapat didalamnya memiliki peran untuk mengkode, decode, regulasi, dan ekspresi gen.

Untuk jumlah RNA yang ada di dalam sel tidak tetap ,Hal ini disebabkan karena RNA mudah terurai dan harus diproduksi ulang.

Perbedaan fungsi DNA dan RNA

selain dari segi struktur  DNA dan RNA molekul ini juga memiliki perbedaan DNA dan RNA berdasarkan fungsi atau kegunaannya sebagai berikut:

DNA memiliki fungsi sebagai pembawa materi genetika yang berasal dari gen indukan ke gen anakan atau turunan,jadi pada setiap makhluk hidup memiliki gen dari generasi-generasi yang sebelumnya serta akan mewariskan kepada generasi generasi selanjutnya, karena hal ini DNA juga sering digunakan sebagai alat untuk mengenali identitas seseorang yang berdasarkan keturunan(orang tua) atau yang mempunyai hubungan darah dengan orang tersebut.

bukan hanya itu, DNA juga memiliki fungsi pengendali aktivitas sel, memiliki tugas sebagai katalisator serta mengatur reaksi dari metabolik.  sebagai penyedia bahan mentah untuk struktur sel sebagai pergerakan sel berinteraksi dengan sel-sel lain dan mengendalikan pertumbuhan serta pembelahan sel.

Kemudian untuk RNA memiliki fungsi sendiri yaitu sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik pada setiap makhluk hidup, selain itu juga memiliki fungsi lain sebagai perantara DNA serta protein ketika proses ekspresi genetika. untuk melaksanakan perannya, RNA diproduksi untuk salinan kode urutan basa nitrogen dari DNA yang tersusun dalam bentuk “triplet”  tiga urutan basa N atau dikenal sebagai kodon.

Apabila disimak lebih teliti lagi, RNA memiliki jenis serta fungsi yang berbeda-beda, memiliki peran sebagaimana sama dengan cara kerja DNA, dalam jenis ini hanya  ada pada makhluk hidup tertentu yang tidak memiliki DNA, seperti halnya beberapa apa dari virus yang akan mengalami transkripsi balik hingga menjadi kode genetik RNA- DNA yang kemungkinan akhirnya akan membentuk DNA.

Perbedaan bentuk DNA dan RNA

Dari proses pembentukan DNA dan RNA juga memiliki perbedaan berikut adalah perbedaan bentuk DNA dan RNA:

Pada proses pembentukan DNA bisa disebut juga dengan replika DNA, dalam proses replikasi DNA itu sendiri terjadi pada saat rangkaian protein dan enzim merangkai nukleotida di dalam urutan yang telah ditentukan. apabila saat molekul-molekul tersebut berinteraksi satu sama lain dan melakukan pembelahan sel serta mensintesis dua untaian baru menggunakan helai sebagai cetakan, proses replikasi DNA terbentuk.

Dalam proses replikasi DNA terjadi spesiasi terlebih dahulu, yang mana halikase  melepaskan ikatan hidrogen antara pasangan basa,Helix yang sudah terbuka disebut juga dengan protein untaian tunggal. yang sudah terbuka akan segera membentuk gelembung replikasi serta pada akhirnya akan bertemu dengan gelembung sebelahnya maka dari itu terbentuklah DNA yang telah selesai digandakan  atau replikasi DNA.

Pada setiap jenis spesies makhluk hidup memiliki jumlah DNA yang konstan, tergantung dari sifat sel atau jumlah kromosom yang ada  dalam sel, DNA memiliki sifat yang dapat melakukan replikasi atau membentuk turunan dan menggandakan diri yang berasal dari generasi indukan kepada generasi turunannya.

Namun untuk proses pembentukan RNA yang dilakukan oleh Enzim RNA polimerase yang mengcopy gen, setelah itu enzim tersebut mengikat gen yang akan dilakukan transkripsi. kemudian Enzim RNA polimerase membuka Double Helix DNA serta merangkai ribonukleotida ke dalam ujung RNA yang sedang tumbuh, dengan terdiosiasinya enzim tersebut sebut proses RNA akan selesai.

Perbedaan jumlah DNA dan RNA

Jumlah Erna dapat berubah karena adanya aktivitas sintesis protein sedangkan pada DNA akan tetap statis karena tidak dipengaruhi intensitas sintesis protein ataupun aktivitas genetis.

Baca Juga: 5 Perbedaan Nabi Dan Rosul Yang Wajib Kalian Ketahui

Kesimpulan perbedaan DNA dan RNA

Perbedaan DNA dan RNA memiliki tujuan agar kalian yang ingin mempelajari  perbedaan RNA dan DNA dengan simple tanpa merangkumnya terlebih dahulu berikut kesimpulannya:

  • Kandungan basa nitrogen dalam DNA disusun oleh materi Purin yang berasal dari susunan Guanin(G) dan Adenin(A) serta  pirimidin yang mempunyai asal dari susunan Cytocine(C)  dan timin(T). berbeda halnya dengan basa nitrogen RNA yang tersusun oleh materi Purin Guanin(G) dan Adenin(A), serta Pirimidin Uracyl(U) dan Cytocine(C)
  • DNA memiliki rantai yang panjang dan ganda berpilin (double Helix), akan tetapi kalau RNA mempunyai rantai tunggal dan pendek, DNA dapat ditemukan di kloroplas, mitokondria, dan nukleus. sedangkan RNA dapat ditemukan di ribosom (r-RNA), sitoplasma (t-RNA), dan nukleus(m-RNA).
  • DNA memiliki peran mewariskan sifat dan sintesis protein, sedangkan jika mempunyai peranan untuk mensintesis protein. komponen gula yang tersusun dalam DNA adalah deoksiribosa, sedangkan ribosa adalah gula yang tersusun dalam RNA.
  • DNA memiliki jenis basa nitrogen Purin (adenin dan guanin), gugus fosfat serta piramidin (sitosin dan timin) sedangkan purin dari  RNA adalah (adenin dan guanin), piramida (sitosin dan urasil). DNA adalah gugus asam amino rantai ganda sedangkan RNA adalah gugus asam amino yang berantai pendek.
  • Bentuk DNA pada umumnya lebih panjang dengan bentuk membulat sedangkan RNA lebih pendek dan bentuk yang lebih tipis,  bentuk dari DNA sendiri menyerupai pita spiral ganda namun untuk RNA berbentuk pita tunggal.
  • Kadar dalam DNA bersifat statis atau  tidak bisa berubah karena tidak dipengaruhi aktivitas sintesis protein ataupun aktivitas genetik, untuk bisa berubah dengan adanya aktivitas sintesis protein
  • Fungsi DNA membawa materi genetika dari generasi ke generasi selanjutnya, mengontrol kehidupan secara langsung maupun tidak, sebagai pengendalian diri dan juga heterokatalis atau melakukan sintesis terhadap senyawa lain
  • Fungsi RNA sebagai penyimpan informasi si dan juga perantara antara DNA dan protein dalam ekspresi genetik karena berlaku untuk organisme hidup


Perbedaan DNA dan RNA yang berdasarkan jumlah perbedaan struktur persamaan DNA dan RNA serta kesimpulan yang dapat diambil dari artikel perbedaan DNA dan RNA, Selain itu memiliki kepanjangan dan juga jenis-jenis RNA dan DNA, memiliki  peran yang sangat penting di dalam DNA dan RNA, semoga makalah biologi tentang DNA dan RNA bisa bermanfaat
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Iklan Tengah Post