94DTCVv3Yden5O8wBOvNfDZFHlDJocscH4Dp8BlE
Aksi Demo Mahasiswa Pasuruan Menuntut Keadilan HAM Atas Tragedi Desa Alastlogo

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Aksi Demo Mahasiswa Pasuruan Menuntut Keadilan HAM Atas Tragedi Desa Alastlogo


Aksi Demo Mahasiswa ini terjadi pada tanggal 18 juli 2019 didepan kantor Bupati Kota pasuruan, Aksi ini dimulai pada jam 12 siang, dengan mengantongi surat ijin yang telah keluar dari polres pasuruan kota aksi ini terbilang berjalan sangat kondusif hampir tidak ada kericuhan sedikitpun.

Demo ini dilatar belakangi oleh tagedi kejadian Penembakan yang dilakukan oleh Oknum TNI AL yang menewaskan 4 warga desa alastlogo, karna sampai pada saat ini Kasus Hukum Tentang sengketa ditanah didesa alastlgo belum ada penyelesain telebih lagi selama ini tidak ada satupun oknum pemeritah yang memberikan dukungan atas kasus yang terjadi pada  30 mei 2007 silam itu.

Buka  hanya desa alastlogo saja, namun kesenjangan HAM ini juga terjadi pada 10 desa lainnya yang berada dilahann sengketa tanah itu.

Demo yang terjadi terbilang sangat kondusif meski mahasiswa sempat kecewa akibat tidak ada bupati atau wakil bupati instansi terkait yang menemui para  mahasiswa, Tanpa ada kepastian dari sosok bupati para mahasiswa enggan meninggalkan lokasi.

Dalam kegiatan aksi ini para mahasiswa juga membagikan selembaran kepada pengguna jalan yang ada disekitar, isi dalam selambaran itu adalah tulisan kisah kejadian tragedi yang ada didesa alastlogo.

Setalah dirundung kekecewaan karna seorang bupati yang ditunggu tunggu dalam aksi demo itu, ada beberapa perwakilan mahasiswa yang diperbolehkan masuk dengan tujuan mendiskusikan pertemuan para mahasiswa yang akan bertemu dengan bapak bupati pasuruan.

Dengan secerca harapan itu mahasiswa menaruh harapan agar bisa bertemu langsung dengan bapak bupati agar bisa menyalurkan aspirasinya tentang Kegagalan HAM yang terjadi didesa alastlogo dan berharap agar pemerintah kabupaten pasuruan agar dapat memberikan dukungan dan peradilan HAM kepada desa Alastlogo.

Pada sekitar pukul 15.00 wib para mahasiswa membubarkan diri dengan membawa kekecewaan mereka yang tidak bisa bertemu langsung dengan bapak bupati, namun para mahasiswa tidak pulang dengan tangan kosong karna dalam kurun waktu 2 minggu para mahasiswa akan mengadakan pertemua dengan bupati.

Dengan sedikit harapan itu mahasiswa membubarkan diri dengan ketabahan hati, akan tetapi bila janji pertemua itu hanya sebuah kebohongan belaka, para perkumpulan mahasiswa akan mengadakan demo susulan.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Iklan Tengah Post